Apa itu Hijrah?

Apa itu Hijrah?? 
Kawan, sekarang ini kata “hijrah” sudah sangat populer ditelinga kita. Dari orang biasa sampai artis-artis selebriti tanah air ikut meramaikan “hijrah” ini. Banyak ukhti-ukhti dan akhi-akhi (bukan aki-aki yaa hehe) yang bermunculan. Bagi pemahaman banyak orang kata “ukhti” dan “akhi” ini hanya disematkan untuk cewek-cewek dan cowok-cowok yang telah mengaku hijrah, atau bisa dilihat dari cara berpakaiannya, atau juga ini nih yang paling disoroti banyak orang, gak mau salaman bersentuhan dengan lawan jenis, sehingga membuat banyak orang berkomentar “Aduuh lebay banget sich” atau “Cuma salaman doang bukan diapa-apain koq!”. Well it is just opinion of people. Jadi gak usah baper hehe
Koq gak usah baper? Iya kawan, Nabi kita Muhammad SAW yang paling mulia akhlaknya ada juga yang benci, bahkan sampai mengusir dan ingin membunuh beliau. Jadi, kawan manusia seperti kita yang sudah pasti akan berbuat salah, gak mungin request jangan digosipin orang, you know that’s really impossible. Lagipula gak mungkin juga kita bisa menyenangkan hati semua orang. 

Oke back to the “hijrah”. Hijrah jika diartikan dari segi bahasa arab artinya meninggalkan, menjauhkan diri dari tempat tertentu atau gampangnya kita pindah dari suatu tempat menuju ke tempat lain yang lebih baik. Jadi seseorang dikatakan hijrah jika pengen pindah dan ada yang dituju. Lho maksudnya? Iya kawan, coba perhatikan orang-orang yang disebut hijrah, mereka yang tadinya umbar aurat menjadi menutup aurat, mereka yang tadinya melakukan hal-hal yang dibenci  Allah berpindah ke hal-hal yang disukai Allah. Hatimu terketuk menyadari perbuatanmu dibenci Allah, sehingga ingin berubah (berpindah tempat) dan dia tau berubah seperti apa yang disukai Allah. Karena hakikat hijrah itu yang dituju adalah Allah, yang diinginkan adalah ridho dan kasih sayang Allah. Hal ini telah disampaikan Allah dalam surat Al-Baqarah ayat 218 yang artinya “Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang yang berhijrah dan berjihad di jalan Allah, mereka itu mengharapkan rahmat Allah, dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”.

Selain itu kawan, hijrah itu penting banget karena sejalan dengan tujuan Allah menciptakan manusia. Apa itu?
Beribadah. Yup beribadah. Allah sudah kasih tau kita lho dalam Al-Qur'an
Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia, melainkan supaya mereka menyembah-Ku”. (QS. Adz Dzariyat: 56).
Kebaikan apapun yang kamu lakukan, senyum ke saudaramu, ibu dan bapakmu itu bisa bernilai ibadah lho kawan. Ibadah itu tidak hanya sebatas sholat, puasa, zakat tapi, segala perbuatan baik yang kamu lakukan selama tidak melanggar syariat islam. So, kita itu diciptakan bukan asal jadi kawan, ada tujuannya, ingat yaa ada tujuan. 

Oh iya hampir lupa, btw ukhti itu adalah panggilan untuk saudari perempuan, dan akhi adalah panggilan untuk saudara laki-laki, sedangkan dalam bentuk jamak (lebih dari satu) akhi menjadi  ikhwan, dan ukhti menjadi akhwat. Jadi gak ada lagi yang ngomong ukhti-ukhti atau akhi-akhi yaa hehe yang benar itu akhwat atau ikhwan kalau lebih dari satu orang (cewek atau cowok). Eiitss, tapi penggunaan ukhti, akhi, merupakan upaya pembiasaan berbahasa arab yaa kawan bukan sok ke arab-araban atau malah diartikan kurang keindonesiaan yaa, apalagi kitab agama islam yaitu al-Qur’an yang dimana kalau kepengen memahaminya kita harus bisa berbahasa arab. Saya pikir ini tidak perlu jadi masalah, karena zaman sekarang banyak koq orang yang ngomong dicampur dengan bahasa inggris atau bahasa asing lainnya, yang tentu punya alasan penting dan gak jadi masalah bagi nilai keindonesiaan kita.

Oke finally, pada suatu kesimpulan hijrah itu nikmat lho, hijrah itu menenangkan jiwa. Hijrah itu seperti orang yang bangun di pagi hari yang sejuk, dia menghirup udara yang begitu segar hingga menenangkan saraf pikirannya. Yuk hijrah kawan 😁

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Karena Istri Ingin Dimengerti